Breaking News
Terpeleset dari Buritan Kapal, Nopianto Bertahan Semalaman hingga Diselamatkan Warga | Dua Pelaku Curat di Ujan Mas Ditangkap Tim Trabazz Polsek Gunung Megang | Periska PTBA Dorong Pemberdayaan UMKM Berjalan Optimal | Apel Siaga Karhutla di Concong, Perkuat Sinergi Stakeholder dan Masyarakat Hadapi Ancaman El Nino 2026 | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Secara Rutin Melaksanakan Kegiatan Senam Pagi | Sekda Medison Minta Wasit Pimpin Pertandingan Secara Adil, 36 Pengadil Disiapkan untuk DCL 2026 |

TAMU Laporkan Dugaan Keterlibatan Ketua PKK Tapsel Tentang Pengadaan Toga ke KPK RI
Jumat 19 Juli 2024, 23:13 WIB

SiagaOnline.Com, Jakarta - Tatanan Aktivis Mahasiswa Unggulan (TAMU) melaporkan dugaan keterlibatan Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan, ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), terkait kegiatan bimtek dan pengadaan tanaman obat-obatan keluarga atau TOGA di sejumlah desa di Tapsel.

Ketua TAMU Ibrahim Cholil Pohan, kepada wartawan, Selasa (16/7/2024), mengatakan dugaan keterlibatan Ketua TP. PKK Tapsel itu terangkum dalam laporan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tapanuli Selatan, terkait pengelolaan Anggaran Dana Desa tahun Anggaran 2023-2024.

"Laporan berikut bukti pendukung, secara resmi sudah kita sampaikan dan diterima Humas KPK RI, pada Senin (15/7/2024)," kata Ibrahim sembari berharap laporan ini nantinya akan ditindaklanjuti dan sekaligus mengundang KPK agar turun langsung ke Tapanuli Selatan.

Ia memandang, seharusnya pembangunan di desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan sudah bisa memakmurkan masyarakat, namun nyatanya masih jauh panggang dari api diakibatkan adanya dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana desa yang nilainya sangat fantastis.

Untuk itu, Ibrahim berharap, apa yang mereka laporkan itu dalam waktu dekat ini mendapat atensi khusus dari pihak KPK. Harapannya, kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Dinas PMD yang bahkan diduga kuat melibatkan Ketua TP. PKK Tapsel dapat terbongkar.

"Semoga KPK RI serius untuk membongkar dugaan penyelewengan uang negara ini dan memanggil serta memeriksa pejabat terkait di Kabupaten Tapanuli Selatan," harap Ibrahim menegaskan. (Amils)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top