IlustrasiSiagaonline.com, Pekanbaru - Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru kembali dikritik terkait macetnya pembayaran insentif untuk Ketua RT/RW. Pemko disebut menunggak insentif Juni-Juli 2024.
Itu disampaikan Ketua RT 01 RW 08 Kelurahan Tangkerang Tengah, Eko Wibowo atau Ekowi. Dirinya menyampaikan aspirasi rekan-rekan yang lain, agar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera mencairkan insentif yang tertunda selama dua bulan tersebut.
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Forum Komunikasi RT/RW Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Ekowi menegaskan bahwa insentif tersebut, meski tidak bernilai besar, sangat penting bagi operasional sehari-hari Ketua RT/RW dalam melayani masyarakat.
"Insentif honor RT RW memang tidak besar, tetapi sangat membantu dalam kelancaran berbagai urusan warga. Aspirasi kawan-kawan Ketua RT dan RW agar pembayaran sebulan sekali, lancar. Jangan menunggak dua apalagi tiga bulan," kata Ekowi, dikutip dari halloriau.com.
Tertundanya pembayaran insentif selama dua bulan ini menimbulkan keluhan di kalangan para Ketua RT/RW. Mereka merasa beban kerja yang cukup berat ini tidak sebanding dengan dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, apalagi menjelang Pilkada serentak 2024 ini.
"Aspirasi kawan-kawan agar pencairan insentif RT RW dapat berjalan lancar setiap bulannya. Karena kasihan RT dan RW yang tidak semuanya punya pekerjaan tetap. Jadi ini diharapkan jadi perhatian kita bersama," tambah Ekowi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembayaran insentif yang tepat waktu sangat penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Ekowiberharap Pemko Pekanbaru segera memberikan perhatian serius terhadap masalah ini dan memastikan hak-hak Ketua RT/RW dipenuhi tepat waktu.(*)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |