Breaking News
Terpeleset dari Buritan Kapal, Nopianto Bertahan Semalaman hingga Diselamatkan Warga | Dua Pelaku Curat di Ujan Mas Ditangkap Tim Trabazz Polsek Gunung Megang | Periska PTBA Dorong Pemberdayaan UMKM Berjalan Optimal | Apel Siaga Karhutla di Concong, Perkuat Sinergi Stakeholder dan Masyarakat Hadapi Ancaman El Nino 2026 | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Secara Rutin Melaksanakan Kegiatan Senam Pagi | Sekda Medison Minta Wasit Pimpin Pertandingan Secara Adil, 36 Pengadil Disiapkan untuk DCL 2026 |

Mantan Bupati Tapsel Dua Periode, Syahrul Pasaribu, Bershalawat Badar Bersama Ribuan Jamaah BKMT
Selasa 01 Oktober 2024, 11:45 WIB
Keterangan Foto: H. Syahrul M. Pasaribu bershalawat badar bersama jamaah BKMT Kecamatan Arse.

Tapanuli Selatan, SiagaOnline.Com - H. Syahrul M. Pasaribu, mantan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) dua periode, kembali menyapa ribuan jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Arse dan Saipar Dolok Hole (SDH) dalam acara pengajian akbar yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, Senin (30/9/2024).

Di kedua lokasi, Syahrul bershalawat badar bersama jamaah, menghidupkan kembali kenangan akan momen serupa saat ia memimpin Tapsel.

"Kami rindu suasana yang harmonis dan kompak bersatu. Kami rindu bershalawat badar dengan Pak Syahrul seperti kebiasaan di saat bapak memimpin Tapsel," ungkap Hj. Rosmawati Siregar, Ketua BKMT Kecamatan Arse.

Sebagai pendiri BKMT Tapsel di tahun 2011, Syahrul merupakan anggota kehormatan BKMT di seluruh kecamatan di Tapsel. Hal ini menunjukkan kedekatannya dengan organisasi keagamaan ini. Di Kecamatan Arse, Syahrul juga menunaikan kewajiban iuran sebagai anggota kehormatan Koperasi Wanita (Kopwan) Mawaddah Amaliah Akbar BKMT Kecamatan Arse.

Di Kecamatan Saipar Dolok Hole, jamaah juga bershalawat badar bersama Syahrul. "Terimakasih kami kepada Pak Syahrul, yang selalu meluangkan waktu di setiap undangan pengajian akbar kami," kata Hj. Berliana Pasaribu, Ketua BKMT SDH.

Jamaah Keluhkan Jalan Rusak, Syahrul: Pembangunan Tak Kunjung Dikerjakan

Di kedua pengajian akbar tersebut, jamaah mengeluhkan kondisi jalan Provinsi dan jalan kabupaten yang rusak parah di wilayah tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, Syahrul mengakui bahwa kondisi jalan rusak sudah dianggarkan Rp109 miliar untuk perbaikannya pada tahun 2022 dan 2023. "Namun entah kenapa, pembangunan jalan yang sama-sama kita lihat kerusak parahannya itu tidak jadi dikerjakan," jelasnya.

Syahrul menjelaskan bahwa ketiadaan pengawalan anggaran pembangunan oleh Pemkab Tapsel dan kurangnya kolaborasi dengan Pempropsu menjadi salah satu faktor penyebab pembangunan jalan tak kunjung direalisasikan.

Harapan untuk Pilkada 2024

Syahrul mengungkapkan harapannya agar Pemilihan Gubernur Sumut dan Bupati Tapsel yang akan digelar pada 27 November mendatang dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki komitmen dan kepedulian tinggi terhadap rakyat.

"Semoga pada Pilkada 27 Nopember nanti, terpilih Gubernur Sumut dan Bupati Tapsel yang punya komitmen dan kepedulian tinggi terhadap rakyatnya. Sehingga jalan rusak parah ini segera diperbaiki secara permanen," ujarnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top