Breaking News
Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang Tegaskan Anak Harus Tumbuh Tanpa Rasa Takut dari Perundungan | Komisi B DPRD Rohil Agendakan RDP Terkait Plasma PT  Jatim Jaya Perkasa | Wabup Bintan Deby Maryanti Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI | Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026 | Sekda Edward Candra Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan di Sumsel | Herman Deru Tegaskan Persetujuan Raperda APBD 2025 Jadi Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah |

Peringati HBN 2024, Ribuan Warga Kota Pekalongan Flasmob Berbatik
Kamis 03 Oktober 2024, 09:05 WIB

Siagaonline.com, Pekalongan - Memperingati Hari Batik Nasional (HBN) 2024, 1.500 warga, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pelajar di Kota Pekalongan melakukan aksi flashmob bersama. Uniknya, peserta senam menggunakan kain batik sampai berkebaya yang digelar oleh Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinparbudpora, berlangsung di Halaman Museum Batik Pekalongan, Rabu (2/10/2024).

 

Warga yang didominasi para ibu-ibu ini antusias mengikuti gerakan instruktur senam, meski menggunakan setelan kebaya dan kain batik.

Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo mengungkapkan bahwa, acara yang digelar di halaman Museum Batik Kota Pekalongan ini, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Flashmob bersama juga diikuti oleh para ASN di lingkungan kerja Kota Pekalongan. Dimana, kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam mengenalkan batik kepada masyarakat serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kain batik.

"Flashmob ini diikuti oleh berbagai komunitas, pelajar, Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, Komunitas Kebaya Indonesia (KKI) Pekalongan, OPD dan sebagainya sejumlah 1.500 orang," ucapnya.

Sekda Nur Pri menyebutkan, selain flashmob berbatik, rangkaian kegiatan Hari Batik Nasional (HBN) di Kota Pekalongan diadakan pula kegiatan upacara, Pekalongan Batik Carnival pada 11 Oktober 2024, Pagelaran Wayang Milenial di tanggal 5 Oktober 2024 dan kegiatan lain sebagainya yang bisa di lihat melalui instagram @ticpekalongan.

"Peringatan Hari Batik turut membantu roda perekonomian dari sektor batik  serta sesuai tagline Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pekalongan yaitu Mina Batik berarti mengembalikan kejayaan perikanan dan terus melestarikan industri batik,"terangnya.

Salah satu peserta flashmob berbatik dari KKI Pekalongan, Paula Wiwit Harsiwi mengaku senang bisa turut berpartisipasi dalam flashmob di Hari Batik ini. Ia tidak merasa kesulitan berflashmob meski menggunakan kebaya yang dipadupadankan dengan rok batik.

"Kami merasa nyaman - nyaman saja. Kali ini saya pakai kebaya yang dibalut dengan rok motif batik Sekar Jagat. Kami merasa bangga, Batik menjadi warisan budaya Indonesia dan sudah dipatenkan. Sebab, ada fenomena beberapa anak milenial yang meninggalkan busana tradisional sebagai ciri khas Indonesia khususnya kebaya. Padahal, kebaya ini bisa di mix and match dengan kain batik pasti akan menambah modis dengan mengutamakan kearifan lokal yang ada,"pungkasnya.
(tim)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top