Siagaonline.com, Dharmasraya — Sektor industri kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya kembali mendapat angin segar dengan kehadiran perusahaan baru, PT Hamparan Kamilau Indah (HKI), yang kini resmi memulai operasionalnya di Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Selasa, (22/04/2025).
Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tandan buah segar (TBS) sawit ini mulai beroperasi pada tanggal 16 April 2025. Sejak dibukanya operasional, antusiasme masyarakat dan petani sawit sekitar mulai terlihat, meski pasokan buah sawit yang masuk masih belum sesuai harapan manajemen.
Saat ini, jumlah buah sawit yang masuk ke pabrik HKI berkisar di angka 300 ton per hari. Hal ini dinilai masih jauh dari kapasitas yang diharapkan. Menurut keterangan dari KTU perusahaan, volume tersebut belum maksimal, mengingat potensi hasil panen sawit di wilayah Dharmasraya cukup besar.
Manager PT HKI, Syafrizal, menyampaikan harapan besar agar jumlah pasokan buah sawit dapat terus meningkat dalam waktu dekat. “Target kami adalah bisa menerima sekitar 800 ton TBS per hari. Saat ini kami masih tahap awal, tapi kami optimis seiring waktu kepercayaan petani dan mitra akan meningkat, sehingga pasokan bisa sesuai dengan kapasitas pabrik,” jelasnya saat dikonfirmasi media ini, Selasa (22/04/2025).
Lebih lanjut, pihak perusahaan menyampaikan komitmennya untuk mendukung petani lokal dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Kehadiran PT HKI diharapkan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian baru di Kecamatan Koto Baru khususnya, dan Kabupaten Dharmasraya secara umum.
Selain memproses buah sawit, perusahaan ini juga berencana menjalin kemitraan dengan petani untuk meningkatkan mutu hasil dan memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku ke pabrik.
Dengan beroperasinya PT HKI, masyarakat berharap agar perusahaan tidak hanya fokus pada sisi produksi, tetapi juga mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan sosial dan lingkungan di wilayah tersebut.
Kehadiran PT HKI tidak hanya membawa harapan di bidang industri dan ekonomi, tetapi juga menjadi angin segar bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja.
Menurut keterangan Anggun, Wali Nagari Koto Baru, saat ini total karyawan yang bekerja di PT HKI mencapai 85 orang, di mana 59 orang di antaranya berasal dari masyarakat lokal.
“Kami sangat bersyukur dengan hadirnya perusahaan ini. Selain membuka lapangan kerja baru, perusahaan juga membantu mengurangi angka pengangguran di nagari kami,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (22/04/2025).
"Berdirinya pabrik HKI ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat Koto Baru, baik dalam hal ketenagakerjaan, inkam (pendapatan) nagari, maupun lahirnya pengusaha-pengusaha dari anak nagari atau pribumi,” ungkap Anggun.
“Namun saya tekankan, saya tidak ingin berdirinya pabrik ini justru menjadi sumber perpecahan atau masalah. Dalam filosofi adat kita, ‘kok dapek, lah ado untuk manambah – jan sampai lah ado menjadi mangurangi untuk kito dalam nagari," tambahnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan harapan agar keberadaan PT HKI bisa memperkuat harmoni dan kesejahteraan di tengah masyarakat, bukan sebaliknya.
Masyarakat setempat pun menaruh harapan besar terhadap dampak jangka panjang dari operasional PT HKI, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani, pengurangan pengangguran, hingga potensi tumbuhnya ekonomi mikro dan UMKM lokal. (Tegu)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :