Wabup Syafaruddin Poti Buka Sertifikasi ISPO, Dorong Petani Sawit Rohul Maju dan Mandiri
Rokan Hulu | Rabu, 15 Oktober 2025 12:52:19 WIB
Siagaonline.com, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi pekebun, yang berlangsung di Hotel Razqa Pasir Pengaraian, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH., MH, yang menegaskan pentingnya penerapan sistem ISPO sebagai upaya menjaga keberlanjutan dan daya saing sektor kelapa sawit di daerah.
“Sertifikasi ISPO bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tapi langkah nyata untuk memastikan bahwa sawit kita dikelola dengan prinsip legalitas, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kabupaten Rokan Hulu merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Riau, dengan sebagian besar wilayahnya ditanami sawit rakyat yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Namun demikian, masih banyak tantangan yang dihadapi, seperti penguatan kelembagaan petani, legalitas lahan, dan pemahaman terhadap standar ISPO.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya mencarikan dukungan pendanaan, baik dari APBN, APBD provinsi, maupun BPDPKS, agar petani kita bisa naik kelas dan lebih sejahtera,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perkebunan Rohul, Samsul Kamar, S.Hut., M.Si, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini diikuti oleh 50 peserta dari KUD Tani Sejahtera, Kecamatan Bonai Darussalam. Peserta akan mendapatkan materi mengenai penyusunan dokumen, audit internal, serta penerapan standar operasional (SOP) ISPO di tingkat kelompok tani.
“Pendampingan ini kami lakukan agar petani siap secara dokumen dan penerapan di lapangan. Harapannya, mereka bisa segera memperoleh sertifikasi ISPO,” ungkapnya.
Program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah melalui pendanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dana Bagi Hasil (DBH) selama dua tahun terakhir, sebagai bentuk keseriusan Pemkab Rohul dalam mendorong petani sawit menuju sistem perkebunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, Wabup Syafaruddin Poti mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti pelatihan.
“Belajar dari proses ini agar petani kita bukan hanya menjadi penghasil sawit, tapi juga pelaku usaha yang berdaya saing dan mandiri. Inilah arah pembangunan perkebunan Rohul ke depan,” tutupnya. (Des)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :