Tak Ada Karya Nyata, Bupati Purwakarta Dianggap Tak Peduli Terhadap Nilai-nilai Religius
Purwakarta, siagaonline.com - Kurangnya perhatian terhadap organisasi keislaman serta kurangnya terjun langsung ke para kyai-kyai atau ustadz di kampung-kampung dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menjadi sorotan Pimpinan Daerah Pemuda Persatuan Islam Kabupaten Purwakarta.
"Bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta saat ini kurang memperhatikan dan peduli terhadap nilai-nilai religius, hal itu didasarkan pada kepemimpinan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika," kata Ketua Pemuda Persis Kabupaten Purwakarta, Agus Santoso, S.Sos saat hadir di acara Musyawarah Daerah Persatuan Islam Kabupaten Purwakarta, di hotel Grand Situ Buleud, Sabtu (1/1/2022)
Menurutnya, dalam forum tertinggi di tingkat kabupaten Purwakarta yaitu Musda Persis ke IX saja Bupati Purwakarta tidak hadir, tentu ini menandakan tidak ada perhatian Pemda Purwakarta ke Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Purwakarta," ujarnya.
"Bupati Purwakarta kurang memahami arah pembangunan saat ini sehingga kurang tertata dengan baik, seharusnya terkait arah pembangunan baik infrastruktur, pendidikan, ekonomi, agama maupun sosial harus bisa bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat termasuk Persis sehingga masukan-masukan untuk arah kebijakan lebih tertata," tutur Agus.
Terlihat dan realita bahwa Bupati Purwakarta dan wakil bupati tidak sinergis dan harmonis dalam membangun pemerintahan daerah, sehingga infrastruktur daerah yang terkesan stagnan.
"Bisa dilihat selama Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memimpin, pembangunan apa yang menonjol, tidak ada, hanya melanjutkan kepemimpinan yang sebelumnya. Artinya selama memimpin tiga tahun lebih Bupati Purwakarta tidak ada karya dan wujud nyata pembangunan yang signifikan khususnya terhadap nilai-nilai religius," ucapnya.
Sementara, Ketua Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Agah Nugraha menambahkan bahwa dirinya tabayun terkait ketidakhadiran bupati Purwakarta di tengah-tengah acara musda PD Persis sebagai forum tertinggi di tingkat kabupaten ini.
"Kita memahami kesibukan beliau (Bupati), tadi udah konfirmasi terkait ketidakhadiran Bupati Purwakarta melalui staf ahlinya karena ada kesibukan lain sehingga tidak bisa hadir. Bahwa setiap orang punya agenda, kegiatan dan sibuk itu tidak terukur. Akan tetapi selama ini, Persis di Kabupaten Purwakarta tidak pernah dikunjungi atau hadir di acara-acara PD Persis oleh bupati Purwakarta secara langsung," ungkapnya.
Menurut Agah, Bupati Purwakarta selalu mendelegasikan pegawainya lainnya, sementara Pemuda Persis berharap kehadiran Bupati Purwakarta secara langsung.
"Kita memaklumi beliau akan tetapi kedepannya pihak bupati Purwakarta bisa meluangkan waktu bahwa kegiatan ini bukan lagi agenda bulanan akan tetapi agenda empat tahunan sekali," pungkasnya.(Sept)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :