Plt Gubri: Tidak Boleh Ada Anak di Riau Putus Sekolah
Pemprov Gratis 44 Sekolah Swasta dari Program Afirmasi
Pekanbaru | Kamis, 25 Juni 2026 11:55:55 WIB
Siagaonline.com, Pekanbaru - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan tidak boleh ada anak di Provinsi Riau putus sekolah karena keterbatasan kuota ruangan sekolah. Ini dilakukan untuk memastikan hak-hak generasi muda dalam memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas dapat terealisasi secara optimal.
Dalam implementasinya, Plt Gubernur memberi dukungan penuh terhadap program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Swasta jalur afirmasi.Program ini digulirkan untuk memberi akses pendidikan setara bagi siswa kurang mampu dan menekan angka putus sekolah di Riau.
“Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa sekolah,” kata Plt Gubri SF Hariyanto.
Dikatakannya, jalur afirmasi dalam SPMB sekolah swasta memberikan kuota khusus bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu, calon siswa penyandang disabilitas, dan bagi calon siswa yang belum lolos pada pilihan terakhir di sekolah negeri.
SF Hariyanto menyebut data BPS Riau 2025 menunjukkan masih ada siswa SMP yang tidak melanjutkan ke SMA/SMK karena faktor ekonomi. Karena itu, sekolah swasta diminta ikut berperan aktif sebagai mitra pemerintah.
“Saya minta sekolah swasta tidak hanya berorientasi bisnis. Ayo kita sama-sama tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa. Jalur afirmasi ini bentuk nyata gotong royong dunia pendidikan,” tegasnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan akan mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tambahan bagi sekolah swasta yang menerima siswa afirmasi.
"Kita berikan bantuan pendidikan melalui BOSDA selama tiga tahun pendidikan calon siswa tersebut. Jadi tak ada lagi angka putus sekolah, semua anak di Riau bisa mendapatkan pendidikan yang setara, sekaligus menyukseskan program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun," pungkasnya.
Untuk diketahui, daya tampung yang tersedia pada SPMB SMA/SMK Swasta jalur afirmasi tersebut sebanyak 2.179 siswa dengan pembagian 424 siswa SMA dan 1.755 siswa SMK.
Berikut sekolah swasta di Riau yang bisa didaftar melalui jalur afirmasi, diantaranya:
SMA Swasta
SMA Advent Pekanbaru 40 siswa
SMA Plus Bina Bangsa 30 siswa
SMA Handayani 30 siswa
SMA PGRI Pekanbaru 10 siswa
SMA Plus Terpadu 100 siswa
SMA Smart Indonesia 40 siswa
SMA Setia Dharma 10 siswa
SMA Lancang Kuning Dumai 30 siswa
SMA Advent Pasir Putih Kampar 60 siswa
SMA Persada Pebenaan Indragiri Hilir 29 siswa
SMA Muhammadiyah Seberida Indragiri Hulu 35 siswa
SMA Islam Darul Huda Lirik Indragiri Hulu 10 siswa
SMK Swasta
SMK Bina Profesi Pekanbaru 150 siswa
SMK 5 Agustus Pekanbaru 80 siswa
SMK Yabri Terpadu 50 siswa
SMK Dwi Sejahtera 30 siswa
SMK Tunas Karya Pekanbaru 20 siswa
SMK PGRI Pekanbaru 10 siswa
SMK Kesehatan Pro Skill Pekanbaru 25 siswa
SMK Kansai Pekanbaru 250 siswa
SMK Keuangan Pekanbaru 100 siswa
SMK Akbar Pekanbaru 100 siswa
SMK Migas Teknologi Pekanbaru 40 siswa
SMK Migas Bumi Melayu Riau 90 siswa
SMK Dirgantara Riau 80 siswa
SMK Teknologi Riau 10 siswa
SMK Plus Terpadu 100 siswa
SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru 50 siswa
SMK Setia Dharma 10 siswa
SMK Siantika Pekanbaru 50 siswa
SMK IT Al Hisa 50 siswa
SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru 25 siswa
SMK YKWI Pekanbaru 30 siswa
SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru 30 siswa
SMK Telkom Pekanbaru 10 siswa
SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru 5 siswa
SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru 14 siswa
SMK 1 Perbankan Duri 75 siswa
SMK Korpri Duri 100 siswa
SMK Global Cendekia Kampar 20 siswa
SMK Muhammad Yunus Rokan Hilir 60 siswa
SMK Farmasi Ikasari Dumai 36 siswa
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :