Diberitakan PJ Reza Fahlevi Di Simeulue Jadi Tukang Cuci Piring PJ Sebelumnya Begini Jawaban Ahmadliyah Dan Reza Fahlevi
SiagaOnline.com, Simeulue - Mantan Pj Bupati Simeulue, Ahmadlyah, akhirnya buka suara dan membantah keras atas tudingan bahwa defisit anggaran yang terjadi saat ini di Kabupaten Simeulue disebabkan oleh pengelolaan keuangan pada masa jabatannya.
"Tudingan tersebut telah terbit di salah satu media online pada Jumat (03/01/2025) malam dengan judul "PJ Reza Fahlevi di Simeulue Jadi Tukang Cuci Piring PJ Sebelumnya,"
Melalui pernyataannya kepada awak media, Ahmadliyah menegaskan bahwa, anggaran Kabupaten Simeulue pada masa jabatannya tidak mengalami defisit. “Masa jabatan saya berakhir pada Juli 2024, dan pada saat itu anggaran belum mengalami perubahan. Jadi, tidak mungkin terjadi defisit, karena masih ada proses penyempurnaan anggaran dalam APBK-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan),” ujar Ahmadlyah.
Ahmadlyah juga mengkritisi informasi yang beredar di media sebagai hal yang keliru. Ia menjelaskan bahwa dalam mengelola keuangan daerah, bila ada kekurangan pembiayaan, pihak Pemkab Simeulue selalu melakukan rasionalisasi anggaran. Hal ini, menurutnya, sudah menjadi prosedur yang sah dan ada waktu untuk melakukan penyempurnaan dalam APBK-P.
Selain itu, Ahmadlyah merasa sangat terganggu dengan tudingan yang dianggapnya tidak berdasar tersebut. Ia bahkan meminta agar pihak yang menyebarkan informasi tersebut segera meralat pernyataan.
“Sebelum mempublikasi berita kepada khalayak ramai yang mana memang sumbernya belum jelas, apalagi menyangkut jabatan seseorang dan menjadikan itu issue-issue yang bias dan sangat tendensius harusnya konfirmasi dulu kepada kami sebagai pejabat sebelumnya agar informasi beritanya berimbang," ujar Ahmadliyah.
Ahmadliyah juga menekan agar media yang telah menuding dirinya dapat menjumpai atau mengklarifikasi terkait tudingan pada masa pemerintahannya.
"Saya meminta media tersebut dapat mengklarifikasi pemberitaan yang telah terbit. Jika tidak, saya tidak segan untuk membawa masalah ini ke ranah hukum,” tegas Ahmadlyah.
Akibat dari pemberitaan itu bahkan di dalam salah satu gruop Simeulue terpantau oleh awak media, secara terbuka Ahmadliyah menyampaikan, sebenarnya kami tidak ingin lagi ikut-ikutan berkomentar kondisi Simeulue saat ini tapi menilik pemberitaan yang sangat tendensius dan sepihak maka perlu kami sampaikan sebagai berikut :
1. Kami berhenti sebagai PJ terhitung sejak 20 juli 2024.
2. APBK-P 2024 dibahas pada bulan Agustus-september 2024.
3. Disinyalir pada saat pembahasan APBK-P 2024 terjadi penambahan estimasi pendapatan yang tidak logis dan tidak rasional untuk mengakomodir belanja dan kegiatan tambahan, namun sampai berakhir tahun anggaran (31 desember 2024) estimasi pendapatan dimaksud tidak terpenuhi.
4. Pada APBK Murni 2024 tidak ada defisit sebagaimana diberitakan.
5. Kesimpulan kami, berita di atas hanya upaya mencari kambing hitam untuk menutupi permasalahan yang sebenarnya.
Ahmadliyah menekankan bahwa setiap langkah yang diambil dalam pengelolaan anggaran selama masa jabatannya selalu dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ia berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi yang beredar mengenai masalah defisit anggaran di Kabupaten Simeulue.
*Jawaban PJ. Reza Fahlevi*
Penjabat Bupati Simeulue Teuku Reza Fahlevi mengatakan tidak pernah mengeluarkan statemen yang saat ini sedang viral dan menuai pro kontra di pulau itu, yang mana isu dimaksud ditanggapi langsung mantan pejabat Bupati Simeulue Ahmadliyah.
Kemudian dikomentari oleh Ketua Fraksi Emas DPRK Simeulue Zainuddin dan beberapa mantan anggota legislatif Simeulue periode lalu dan tokoh-tokoh masyarakat, penggiat LSM, di sejumlah group WhatsApp sejak tersiar kemarin malam hingga sore tadi.
Adapun sekedar dimaklumi disiarkan isu melalui pemberitaan dengan judul "Reza Fahlevi Di Simeulue saat ini menjadi Tukang Cuci Piring Penjabat Bupati sebelumnya,"
Kemudian jika tidak cermat memahami framing isu/opini dimaksud seakan Penjabat Bupati Simeulue Teuku Reza Fahlevi menyampaikan pernyataan menyudutkan Penjabat Bupati Simeulue Ahmadlyah tentang devisit anggaran belanja kabupaten Simeulue di tahun 2024.
"Tidak pernah. Itu mungkin bumbu berita oleh jurnalis media itu, kita tidak tahu maksudnya bisa jadi supaya menarik minat pembaca. Saya sudah telponan dengan pak Ahmadliyah dan sudah menjelaskan langsung," jawabnya kepada Wartawan saat ngopi bareng Sabtu (4/1) sore di sebuah Warung di pinggir Teluk Kota Sinabang.
Kemudian Reza Fahlevi mengaku sudah mengkomplain ke media yang membuat isu dengan judul "Reza Fahlevi Di Simeulue jadi tukang cuci piring PJ sebelumnya" Saya sudah bilang langsung kenapa di tulis begitu," tegas Reza Fahlevi.
Lebih lanjut Reza Fahlevi tidak menampik ada ketemu dan menjawab soal devisit anggaran daerah Kabupaten Simeulue. Namun itu memang karena tidak tercapainya estimasi PAD dan tertundanya sebagian transferan dari pusat.
Tapi dia pahami soal devisit anggaran tidak hanya di kabupaten Simeulue bahkan hampir terjadi hampir di semua Kabupaten, khususnya di Aceh.
Bahkan menurutnya karena devisit ada daerah yang tak bisa membayar gaji aparatur desa. "Tapi Alhamdulillah di pulau kita tidak sampai sebegitu," timpalnya lagi.
Kemudian dia sudah berkomitmen soal devisit anggaran tahun lalu dia selesaikan sebelum masa jabatannya berakhir. Ia mengaku sejak dua malam lalu sudah melakukan rasionalisasi dengan TAPK dan dia pastikan APBK Simeulue tahun 2025 tidak ada devisit. (HRD)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :