Breaking News
Kapolres Dharmasraya Tekankan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama DCL 2026 | 280 Personel Gabungan Amankan Laga Pembuka DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya | Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel Panas Pembuka DCL 2026 | Kapolres Cek Kesiapan Venue DCL 2026, Pastikan Turnamen Berjalan Aman dan Lancar | Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar | Ditresnarkoba Polda Kepri Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ganja Jaringan Aceh - Batam |

Kuota Pupuk Subsidi Tahun 2025 Meningkat, Distribusi Lebih Efisien
Selasa 04 Maret 2025, 10:00 WIB

SiagaOnline.com, Pekalongan - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah meningkatkan kuota pupuk subsidi nasional dari 4,7 juta ton menjadi sekitar 9 juta ton lebih pada tahun 2025. Peningkatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani, termasuk di Kota Pekalongan, guna mendukung produktivitas pertanian yang optimal.

 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan tugas terkait Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK).

 

"Kami telah menyusun dan mengirimkan RDKK ke pemerintah pusat. RDKK ini menjadi acuan utama bagi petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi melalui kios pupuk lengkap," jelasnya.

 

Selain peningkatan kuota, terdapat kebijakan baru dalam mekanisme distribusi pupuk bersubsidi. Kini, selain melalui kios pupuk lengkap, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) juga dapat berperan sebagai distributor.

 

"Kebijakan ini akan mempersingkat rantai distribusi pupuk, sehingga petani dapat memperoleh pupuk secara lebih cepat dan langsung sesuai kuota yang telah ditetapkan dalam RDKK," tambah Lili.

 

Terkait harga, pupuk bersubsidi tahun 2025 tetap tersedia dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp2.500 per kilogram untuk pupuk jenis Urea dan MPK. Dengan adanya tambahan kuota dan sistem distribusi yang lebih efektif, diharapkan kebutuhan pupuk bagi petani di Kota Pekalongan dapat terpenuhi dengan lebih baik, sehingga produktivitas pertanian terus meningkat.

 

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau seluruh petani yang tergabung dalam kelompok tani untuk mengikuti prosedur distribusi pupuk sesuai aturan yang berlaku guna memastikan pendistribusian berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan pertanian di daerah.

(tim)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top