Breaking News
Rp3,1 Miliar Dana KONI Simeulue Belum Dipertanggungjawabkan, Marwan : Penggunaan Uang Negara Harus Transparan  | Satu Kilogram Sabu dan 246 Ekstasi Disita, Polres Rohul Ungkap Jaringan Narkoba di Rambah | Wujudkan Harapan Warga, Pemdes  Bangun Rejo Realisasikan  Pembangunan Jalan Cor Beton | Semarak HUT RI, Wali Kota dan Wawali Kota Pekalongan Sapa Warga Lewat Jalan Sehat | Pemkab Kuansing Perkuat Tata Kelola Keuangan, Tunda Bayar dan Hak PPPK Jadi Prioritas | Usai Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Gerak Cepat Bersihkan Tepian Narosa. |

Gubernur Syamsuar dan Mahyeldi Punya Kenangan Dengan Riau dan Sumbar
Sabtu 13 November 2021, 20:36 WIB
Siagaonline.com, Pekanbaru - Dua kepala daerah, Gubernur Riau Syamsuar dan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, punya kesamaan nasib yang tak terlupakan. Mereka berdua merasakan bagian yang tak
terpisah dari Riau dan Sumbar.

”Saya tidak bisa dipisahkan dengan Riau, dulu semasa kecil saya menamatkan SD dan SMP di Dumai. Jadi, saya ini juga bagian dari yang tak terpisahkan dari Riau,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam sambutanya pada helat Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV IKMR Provinsi Riau di Hotel Prime Park, Sabtu (13/11/21), Pekanbaru.

Dulu, cerita Mahyeldi, semasa dia masih kecil orang tuanya pindah ke Dumai sehingga dia menamatkan sekolah dasar di SDN-9 di Dumai. Mahyeldi masih ingat betul, salah seorang temannya adalah Sahril Abu Bakar yang sekarang Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau.

Setelah menamatkan SD, Mahyeldi melanjutkan sekolah SMP Patimura Dumai dan ketika itu dia satu sekolah dengan Emril yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bappedalitbang Riau.

”Jadi, sebagain perjalanan hidup saya tercatat di Riau,” ujar Mahyeldi.

Sebaliknya, perjalanan hidup Gubernur Riau Syamsuar juga bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan Sumbar. Dulu, setelah menamatkan SMA di Bengkalis, Syamsuar mengadu nasib ke Sawahlunto.

”Saya ikut abang saudara saya ke Sawahlunto, saya sempat mengadu nasib sebagai buruh kasar di perusahaan batubara,” cerita Syamsyuar.

”Setelah di Sawahlunto saya kembali ke Bengkalis. Jadi, kisah hidup saya ini tidak bisa dipisahkan dengan orang Sumbar,” sambung Syamsuar dan disambut teput tangan yang gemuruh oleh warga Ikatan Keluarga Minang Riau di Pekanbaru
Kesamaan nasib lainnya antara Mahyeldi dan Syamsuar, sebelum menjadi gubernur Sumbar, Mahyeldi terlebih dahulu menjabat dua priode sebagai walikota Padang.

Syamsuar begitu juga, sebelum menjabat gubernur Riau dia dua priode menjabat sebagai bupati Siak.

”Kesamaan nasib inilah membuat kita semakin kompak, dan telepas dari itu semua Riau dan Sumbar siap saling mendukung dalam pembangunan,” ujar Syamsuar saat Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV IKMR Provinsi Riau. ****

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top