J Siregar Simanjuntak Yang Tidak Dapat Melanjutkan Pengobatan Putrinya Usus Buntu di karena Pembiaya
Senin 27 Juni 2022, 09:46 WIB
Kupaskasus.com, Siak - Untuk kesehatan ada harga yang Harus dibayar, bahkan cenderung bayar dengan harga yang mahal. Begitulah yang dirasakan keluarga J. Siregar/J.Br Simanjuntak yang tidak dapat melanjutkan pengobatan untuk kesembuhan putri mereka setelah selesai operasi pemotongan usus. Warga beralamat di Jalan PT. Kimia Tirta Utama Desa Buatan, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak. Dimana keluarga yang dikaruniai tiga orang anak ini. Merasa tidak mampu lagi untuk mengeluarkan biaya untuk pengobatan penyakit salah seorang putri mereka yang sedang terbaring karena sakit.
Pada tanggal (10/03/2022) Tirta Elisabeth Br Siregar berusia 10 Tahun mengeluhkan adanya gangguan kesehatan pada bagian perut dan setelah berjalan beberapa hari, anak kedua dari tiga bersaudara ini pasangan J. Siregar/J.Br Simanjuntak ini mengeluhkan rasa sakit, maka orang tuanya bertindak untuk membawa anak ini kepihak Medis, mulai dari Puskesmas. Dari penanganan puskesmas buatan membuat rujukan ke Rumah Sakit Umum Tengku Rafian (Rumah Sakit Daerah Siak) dan pihak keluarga ini hanya bermodalkan kartu BPJS, karena keluarga ini juga tergolong keluarga menengah ke bawah atau kategori "Keluarga Kurang Mampu".
Sesampainya di Rumah Sakit Siak dan ditangani Pihak Medis dan menganjurkan untuk rujuk ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad Pekanbaru dengan alasan tertentu, maka pihak keluarga membawa anak ini ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad Pekanbaru, dan sesampainya disana, pihak rumah sakit menganjurkan untuk operasi usus karena didiagnosa adanya pembusukan usus, dan pihak keluarga menyetujui tindakan operasi usus tersebut, setelah berselang beberapa waktu berjalan pihak keluargapun dianjurkan pulang pihak rumah sakit untuk rawat jalan aja, dan untuk check up setiap minggunya di Rumah Sakit Siak aja begitulah anjuran dari Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad.
Berjalannya waktu setiap waktunya check up mereka datang ke Rumah Sakit Umum Tengku Rafian Siak dengan usus si anak diluar atau dengan kata lain belum tersambung, dan sampai saat ini ditemui langsung kerumah pihak keluarga oleh biro SiagaOnline.com, Usus Tirta Elisabeth Putri dari pasangan J. Siregar/J.br Simanjuntak ini belum tersambung, dan terakhir bulan Juni 2022 setelah dibawa check up ke Rumah Sakit Umum Tengku Rafian Siak dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad dan menginap beberapa hari disana, dan disuruh pulang kerumah lagi, dan ditanya kepada pihak keluarga apa saran dari pihak Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad, pihak rumah sakit mengatakan anak ini sudah boleh pulang ke Siak dan sudah sehat tinggal menggemukkan badan aja lagi, pihak keluargapun membawa si anak yang masih tetap usus terputus atau belum tersambung dan masih tetap keadaannya.
Pihak Keluarga menyampaikan kepada kami Biro SiagaOnline.com sampai kapankah ini akan berakhir dan kepada Siapa kami akan mengadu dan bagaimana lagi kelanjutan pengobatan untuk putri kami, sementarakami sudah tidak punya apa-apa lagi yang hanya tinggal digubuk reot ini. siapakah yang dapat menolong kami itulah yang disampaikan kepada Biro SiagaOnline.com untuk penyambungan usus putri kami ini dan kesembuhan penyakitnya sementara putri kami ini kondisinya semakin memprihatinkan. (Biro Siak SiagaOnline.com)
Pada tanggal (10/03/2022) Tirta Elisabeth Br Siregar berusia 10 Tahun mengeluhkan adanya gangguan kesehatan pada bagian perut dan setelah berjalan beberapa hari, anak kedua dari tiga bersaudara ini pasangan J. Siregar/J.Br Simanjuntak ini mengeluhkan rasa sakit, maka orang tuanya bertindak untuk membawa anak ini kepihak Medis, mulai dari Puskesmas. Dari penanganan puskesmas buatan membuat rujukan ke Rumah Sakit Umum Tengku Rafian (Rumah Sakit Daerah Siak) dan pihak keluarga ini hanya bermodalkan kartu BPJS, karena keluarga ini juga tergolong keluarga menengah ke bawah atau kategori "Keluarga Kurang Mampu".
Sesampainya di Rumah Sakit Siak dan ditangani Pihak Medis dan menganjurkan untuk rujuk ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad Pekanbaru dengan alasan tertentu, maka pihak keluarga membawa anak ini ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad Pekanbaru, dan sesampainya disana, pihak rumah sakit menganjurkan untuk operasi usus karena didiagnosa adanya pembusukan usus, dan pihak keluarga menyetujui tindakan operasi usus tersebut, setelah berselang beberapa waktu berjalan pihak keluargapun dianjurkan pulang pihak rumah sakit untuk rawat jalan aja, dan untuk check up setiap minggunya di Rumah Sakit Siak aja begitulah anjuran dari Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad.
Berjalannya waktu setiap waktunya check up mereka datang ke Rumah Sakit Umum Tengku Rafian Siak dengan usus si anak diluar atau dengan kata lain belum tersambung, dan sampai saat ini ditemui langsung kerumah pihak keluarga oleh biro SiagaOnline.com, Usus Tirta Elisabeth Putri dari pasangan J. Siregar/J.br Simanjuntak ini belum tersambung, dan terakhir bulan Juni 2022 setelah dibawa check up ke Rumah Sakit Umum Tengku Rafian Siak dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad dan menginap beberapa hari disana, dan disuruh pulang kerumah lagi, dan ditanya kepada pihak keluarga apa saran dari pihak Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad, pihak rumah sakit mengatakan anak ini sudah boleh pulang ke Siak dan sudah sehat tinggal menggemukkan badan aja lagi, pihak keluargapun membawa si anak yang masih tetap usus terputus atau belum tersambung dan masih tetap keadaannya.
Pihak Keluarga menyampaikan kepada kami Biro SiagaOnline.com sampai kapankah ini akan berakhir dan kepada Siapa kami akan mengadu dan bagaimana lagi kelanjutan pengobatan untuk putri kami, sementarakami sudah tidak punya apa-apa lagi yang hanya tinggal digubuk reot ini. siapakah yang dapat menolong kami itulah yang disampaikan kepada Biro SiagaOnline.com untuk penyambungan usus putri kami ini dan kesembuhan penyakitnya sementara putri kami ini kondisinya semakin memprihatinkan. (Biro Siak SiagaOnline.com)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |