Breaking News
Wabup Bintan Deby Maryanti Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI | Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026 | Sekda Edward Candra Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan di Sumsel | Herman Deru Tegaskan Persetujuan Raperda APBD 2025 Jadi Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah | Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi | Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tanam 100 Bibit Mangrove |

Buka Rakornis Bupati Alfedri Bahas Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah
Selasa 28 Juni 2022, 18:42 WIB
SiagaOnline.com, Siak - Bupati Siak Alfedri menyampaikan berbagai persoalan masih menjadi kendala dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang bersumber dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Persoalan itu disebabkan masih rendahnya potensi objek PDRD, rendahnya kesadaran masyarakat, sanksi hukum terhadap pajak daerah, serta kurangnya sarana prasarana pendukung peningkatan PDRD.

”Untuk mendongkrak target PAD dibutuhkan komitmen bersama dalam meningkatkan pendapatan asli daerah serta menerapkan beberapa strategi. Misalnya, dalam upaya menemukan potensi masing-masing jenis PDRD dapat ditanggulangi dengan pengkajian atau riset. Meski upaya itu juga harus didukung dari berbagai pihak, seperti DPRD dan SKPD. Instansi terkait lainnya juga perlu dilibatkan misalnya Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Kepolisian, dan Kejaksaan,”ucap Bupati Alfedri saat membuka rapat koordinasi tim percepatan dan tim pelaksanaan peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten Siak tahun 2022, yang berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, kantor Bupati Siak, Selasa (28/6/2022).

Penyebap menurunnya penerimaan pendapatan asli daerah juga akibat perubahan aturan dari pemerintah pusat termasuk efek Covid-19 dua tahun terakhir yang terdampak semua sektor.

”Pada tahun 2021 PAD kita 13 persen dari 2,2 Triliun itu sekitar 300 Milyar. Tahun 2022 ini turun sebagaimana di sampaikan kepala BKD tadi dari 203 Triliun hanya 204 Milyar Pendapatan Asli Daerah. Namun saya yakin dengan potensi yang ada, kita mampu meningkatkan PAD apa lagi kita sudah MoU jangan pak kejari, saya tengok geraknya sudah nampak,”kata dia.

Bupati Alfedri juga menegaskan kepada para camat, lurah dan penghulu turut membantu dan kerjasama dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Karena PAD ini akan di kembalikan ke kampung sebesar 10 persen sesuai dengan besaran pendapatan yang di terima masing-masing kampung.

”Saya minta kepada penghulu mari bantu meningkatkan PAD, karena potensi PAD ada di kampung. Sekarang peta potensinya sudah ada seperti pajak walet tinggal bagaimana kita mengawalnya bersama sehingga ini menjadi pendapatan asli daerah,"pintanya.

Di akhir sambutannya, ia minta agar mempermudah dan mengetahui berapa setoran pajak dan retribusi daerah dari setiap kampung di buat aplikasinya.

"Zaman sekarang orang semua online aplikasi, tolong Diskominfo siapkan aplikasi untuk penataan bagaimana kita bisa mengetahui berapa setoran pajak dan retribusi dari masing-masing kampung. Nanti baru secara adil pajak tadi kita kembalikan ke kas kampung, sehingga penghulu sangat untuk membantu,”harapnya.

Rapat koordinasi itu juga di ikuti wakil Bupati Siak Husni Merza, Porkopinda, para kepala dinas, para camat, lurah dan penghulu se-kabupaten Siak. (rls)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top