Breaking News
Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu, Penertiban Tambang Ilegal Diperkuat hingga Tingkat Desa | HUT ke-242 Pekanbaru, Deretan Program dan Rekor MURI Jadi Kado Istimewa | Dugaan Keterangan Tidak Benar untuk Memperoleh Izin Tinggal, Dua WN Pakistan Diamankan Imigrasi Muara Enim | Gerakan Masyarakat Desak Polres Nias Tuntaskan Kasus Pembunuhan, Soroti Kasus Agnis Jance Zebua | Takhta Top Skor DCL 2026 Berganti Tangan, Tri Ariyo dan Mofik Putra Pimpin Perburuan Raja Gol | EcoGrow Mom Jadi Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera |

UNP Peduli Terus Bergerak ke Lubuk Minturun, Temui Pebrina -Mahasiswa Yang Kehilangan Ibu dan Rumah di Banjir  
Jumat 05 Desember 2025, 08:18 WIB

Siagaonline.com, Padang – Sudah sepekan banjir dan banjir bandang menghajar sebagian wilayah Sumatera Barat, terutama Kota Padang, sejak Kamis (27/11/2025). 

Di tengah masyarakat yang masih menyusun ulang hidup, Universitas Negeri Padang (UNP) terus mengirimkan bantuan hampir setiap hari melalui Gerakan UNP Peduli Banjir yang berjalan sejak hari pertama musibah. 
 
Pada Kamis siang, Rektor UNP Krismadinata, Ph.D didampingi Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Perengki Susanto, Direktur Umum dan Keuangan Upita Yeniza, dan tim kembali turun ke lokasi terdampak di Lubuk Minturun. 

Mereka membawa paket logistik dan menyapa para korban yang kehilangan tempat tinggal, serta mendengar kisah-kisah menyayat hati dari mereka.
 
Salah satunya adalah Pebrina Silfia, mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2021. Tak hanya kehilangan rumah, ia juga kehilangan sang ibu, Mardalena, yang belum ditemukan hingga kini. Pebrina yang sejak kecil kehilangan ayah berurai air mata saat menceritakan kisahnya kepada Rektor.
 
“Pada Kamis pagi sekitar pukul enam, saya dengar air sungai naik. Bersama ibu dan abang, kami bergegas keluar, tapi air datang terlampau cepat. Bagian rumah hanyut, lalu roboh saat kami evakuasi,” ucapnya terbata.
 
Ketiganya terseret hingga tersangkut pohon kelapa, sebelum gelombang lebih besar memisahkan mereka. Pebrina terseret ke atap rumah warga dan bertahan hingga air surut. Abangnya ditemukan selamat, tetapi ibunya hilang. Semua perlengkapan kuliah, pakaian, dan buku lenyap, hanya tersisa pakaian di badan dan ponsel yang berhasil diselamatkan.
 
Hingga hari ketujuh pascabencana, UNP Peduli terus bergerak ke berbagai titik, mengantar sembako, pakaian, perlengkapan bayi, air bersih, dan obat-obatan. Setiap kunjungan membawa tidak hanya bantuan material, tetapi juga pelukan moral bagi mahasiswa, dosen, tendik, dan masyarakat umum.
 
(Ags/Utr/Humas UNP)
 
 
#SDGs1 #NoPoverty #SDGs3 #GoodHealthAndWellBeing #SDGs4 #QualityEducation #SDGs17 #PartnershipForTheGoals


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top