Breaking News
Wabup Bintan Deby Maryanti Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI | Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026 | Sekda Edward Candra Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan di Sumsel | Herman Deru Tegaskan Persetujuan Raperda APBD 2025 Jadi Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah | Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi | Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tanam 100 Bibit Mangrove |

Dukung Swasembada Pangan, Polres Batang Kembangkan 100 Hektar Jagung
Rabu 22 Januari 2025, 08:49 WIB

Siagaonline.com, Batang - Kepolisian Resor Batang menggandeng Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menggarap lahan jagung seluas 100 hektar. Program ini bagian dari arahan Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

 

Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana mengatakan program penanaman jagung ini digelar serentak di seluruh Indonesia. Target nasionalnya mencapai 1 juta hektar.


"Kami menanam di tiga lokasi: Desa Durenombo, Kemiri Barat, dan Gondang," ujarnya saat ditemui di lahan Desa Durenombo, Subah, Batang, Selasa, 21 Januari 2025.


Hasil panen, kata AKBP Edi, akan diprioritaskan untuk masyarakat Batang. Surplus produksi baru akan didistribusikan ke luar daerah. "Kami akan berkoordinasi dengan pemangku kebijakan soal peruntukannya," katanya.
Untuk pengadaan bibit, Polres Batang mengandalkan kerja sama dengan Dispaperta. Adapun bibit Bhayangkara masih diprioritaskan untuk wilayah yang lebih membutuhkan.


"Kami masih menunggu petunjuk Mabes Polri soal kepastian jatah bibit untuk Batang," tuturnya.


Plt Kepala Dispaperta Batang Windu Suriadji menyatakan siap mendukung program ini. Pihaknya akan mengajukan permohonan bibit ke Kementerian Pertanian.


"Lahan yang dipilih sudah kami koordinasikan dengan Perhutani berupa tegakan," ujarnya.


Menurut Windu, setiap hektar membutuhkan bibit sebanyak 7,5 kilogram. Pembagian lahannya: 50 hektar di Desa Gondang, 30 hektar di Desa Kemiri Barat, dan 20 hektar di Desa Durenombo. "Target produksi 5 ton per hektar. Kalau surplus, bisa diserap Bulog," pungkasnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top