UNP Hadirkan Rocky Gerung dalam Diskusi Publik, Perkuat Peran Pendidikan Nonformal sebagai Pilar Mencerdaskan Bangsa
Daerah | Kamis, 05 Februari 2026 22:28:00 WIB
Siagaonline.com, Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) terus menghadirkan ruang akademik yang mendorong lahirnya gagasan kritis dan dialog ilmiah. Melalui Departemen Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), UNP menggelar diskusi publik bertajuk Pendidikan Nonformal: Jalan Alternatif Mencerdaskan Bangsa di Auditorium UNP, Kamis (5/2/2026), dengan menghadirkan filsuf dan akademisi Rocky Gerung sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNP dalam memperkuat budaya akademik yang terbuka terhadap pertukaran gagasan sekaligus mengangkat pentingnya pendidikan nonformal sebagai salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia. Diskusi tersebut juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan memberikan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus menjadi ruang yang memberi tempat bagi lahirnya pemikiran kritis, argumentasi ilmiah, dan diskusi yang konstruktif. Karena itu, kehadiran Rocky Gerung di lingkungan kampus merupakan bagian dari tradisi akademik yang terus dijaga oleh UNP.
Dengan gaya khasnya, Krismadinata bahkan menyebut Rocky Gerung sebagai "tamu yang berbahaya" karena membawa "segudang amunisi logika" dalam setiap forum diskusi. Ia juga mengutip falsafah Minangkabau, alam takambang jadi guru, sebagai pengingat bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman, dialog, dan kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Kepala Departemen Pendidikan Nonformal FIP UNP menjelaskan bahwa pendidikan nonformal memiliki posisi strategis dalam menjangkau masyarakat yang belum memperoleh layanan pendidikan formal secara optimal. Mengutip pemikir pendidikan Paulo Freire, ia menegaskan bahwa pendidikan memang tidak secara langsung mengubah dunia, tetapi mampu mengubah cara berpikir manusia yang pada akhirnya melahirkan perubahan.
Dalam sesi utama, Rocky Gerung mengajak peserta melihat kembali sejarah bangsa yang menunjukkan bahwa banyak tokoh Indonesia membangun kapasitas intelektual melalui proses belajar di luar jalur pendidikan formal. Menurutnya, pendidikan tidak boleh dibatasi oleh ruang kelas semata, melainkan harus mampu membangun kebebasan berpikir dan keberanian menguji setiap gagasan.
Ia menegaskan bahwa hakikat universitas adalah menjadi tempat bertemunya berbagai argumen yang diuji secara rasional. Perbedaan pandangan, menurut Rocky, bukan ancaman bagi dunia akademik, melainkan energi yang melahirkan pengetahuan dan inovasi.
Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Alim Harun Pamungkas, S.Pd., M.Pd., berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan nonformal, dan masyarakat. Berbagai pertanyaan serta pandangan berkembang dalam suasana akademik yang terbuka dan penuh semangat.
Melalui penyelenggaraan diskusi publik ini, UNP kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang mendorong budaya berpikir kritis, dialog ilmiah, dan pengembangan pendidikan yang inklusif. Kehadiran Rocky Gerung menjadi bagian dari upaya UNP menghadirkan perspektif yang beragam dalam memperkaya wawasan sivitas akademika sekaligus memperkuat peran pendidikan nonformal sebagai jalan alternatif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
#PendidikanNonFormal #HumasUNP #KampusBerdampak #RockyGerungDiUNP #SDG4 #AlamTakambangJadiGuru #BeritaUNP
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :