Perkuat Diplomasi Daerah, Bupati Natuna Jajaki Investasi Dan Kerja Sama Sister City Di China
Siagaonline.com, Natuna – Memanfaatkan peluang dan memperluas hubungan kerja sama kini menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Natuna. Langkah strategis ini dinilai krusial untuk mempromosikan potensi daerah, Kabupaten Natuna Berencana akan melakukan kerja sama antardaerah (sister city/region), dengan Provinsi Hainan, China.
Mengingat Kabupaten Natuna memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam dan ekonomi kreatif yang perlu didukung dengan perluasan akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui promosi yang terarah, penguatan kemitraan dengan investor, serta pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal seperti perikanan, kelautan, pariwisata, dan industri kreatif, Natuna dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Komitmen tersebut baru-baru ini diwujudkan langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melalui kunjungan kerja resmi ke Kota Quanzhou, Provinsi Fujian,China
Lebih lanjut, kunjungan ini juga membuahkan wacana kerja sama Sister City (Kota Kembar) antara Kabupaten Natuna dan Provinsi Hainan. Konsultasi mengenai program ini telah dilakukan secara intensif dengan Konjen RI di Guangzhou.
“Saya baru kembali dari Quanzhou, China pada tanggal 26 Juli lalu, setelah menghadiri dan melaksanakan serangkaian kegiatan di sana,” ungkap Cen Sui Lan saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (30/7/2026).
Bawa Pulang Potensi Investasi dan Rencana Sister City
Keberangkatan orang nomor satu di Natuna ke Negeri Tirai Bambu ini membawa misi ekonomi yang padat. Agenda utamanya adalah menghadiri Grand Opening Aroma Kelapa Indonesia sekaligus melakukan Place Branding Natuna di mata internasional.
Selain itu, Bupati Cen Sui Lan juga menghadiri peresmian restoran Indonesia di China sebagai ajang promosi diplomasi kuliner Nusantara. Kesempatan ini turut dimanfaatkan untuk menggelar pertemuan strategis dengan Konsul Jenderal (Konjen) RI di Guangzhou, dan
Legalitas Keberangkatan Terjamin dan Sesuai Prosedur
Mengingat kunjungan ke luar negeri oleh pejabat negara terikat oleh aturan yang ketat, Pemerintah Kabupaten Natuna memastikan bahwa seluruh rangkaian perjalanan dinas Bupati Cen Sui Lan telah melalui proses legalitas dan perizinan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bagian tata pemerintahan sekretariat Daerah bpk Izhar, S.Sos. Ia memastikan bahwa seluruh tahapan pengurusan dokumen izin dari Mendagri telah dipenuhi sesuai regulasi yang berlaku.
“Benar, semua proses perizinan tersebut sudah dilaksanakan, baik tahapan maupun dokumennya. Berkasnya bahkan sudah diterima oleh Unit Pelayanan Administrasi Kemendagri dengan nomor registrasi DD54061,” tegas Izhar saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (30/7/2026).
Izhar merincikan, proses perizinan bermula dari pengajuan Surat Permohonan Izin Perjalanan Dinas Ke Luar Negeri kepada Gubernur Kepulauan Riau (Nomor: 000.1.3.1/146/DPMPTSP-UP1/VI/2026), disusul surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Nomor: 000.1.3.1/147/DPMPTSP-UP1/VI/2026) tertanggal 15 Juni 2026 terkait urgensi kehadiran Bupati.
Permohonan tersebut kemudian disetujui oleh Gubernur Kepri dan diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri melalui surat bernomor B/000.1.3/751/B.PEMDA-SET/2026 pada 29 Juni 2026.
Dengan prosedur yang transparan dan legalitas yang lengkap, keberangkatan Bupati Natuna ke Tiongkok ini diharapkan menjadi titik terang bagi akselerasi pembangunan Natuna, khususnya dalam hilirisasi industri dan peningkatan ekonomi daerah. (Hl***)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :