Breaking News
TP PKK PALI Dampingi Pengobatan Aska Sutar Syahbani, Pasien Tumor Kepala | Safari Agustusan Balqis Diab, Semarak Kemerdekaan Menyapa Warga | KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan Mareza Putri Tasya Kunjungi Rujak Buah Pondok Bambu Desa Tegal Rejo | Robi Pembuat Rujak Buah Pondok Bambu Di Kunjungi Preity Wulandari Anastasya Program Studi Manajemen KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan | Budi Noperle Putra KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan Kunjungi UMKM Rujak Buah Pondok Bambu Desa Tegal Rejo | Bareskrim Polri Melakukan Penindakan Terhadap Dugaan Tindak Pidana Perjudian Darat Di Kasino |

Pangdam IV/Diponegoro Berkomitmen Dukung Kebijakan Kasad Masuk Tentara Gratis
Selasa 21 September 2021, 19:27 WIB
Siagaonline.com, Magelang – Guna mendapatkan calon Prajurit TNI-AD dengan kriteria unggul dan berkualitas, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto sebagai Ketua Sidang memimpin pelaksanaan Sidang Pantukhir Calon Bintara PK TNI AD Sumber Reguler Pria TA 2021 Tingkat Subpanpus Kodam IV/Diponegoro bertempat di Aula Jenderal Sudirman Rindam IV/Diponegoro, Selasa (21/09/2021).

Diketahui dari animo pendaftar Bintara yang mencapai 10 ribu orang lebih, di tahap penentuan akhir (Pantukhir) ini terpilih 252 calon siswa yang lolos mengikuti sidang. Namun akibat kendala kesehatan serta penularan Covid-19, 14 orang dinyatakan tidak dapat mengikuti sehingga hanya sebanyak 238 orang yang memenuhi syarat untuk diajukan sidang. Dari jumlah tersebut telah ditentukan alokasi sebanyak 167 orang yang nantinya akan mengikuti Pendidikan Pertama.

Melalui sambutannya Pangdam mengatakan bahwa sesuai dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, SE MA MSc, MPhil PhD, untuk alokasi Calon Bintara PK TNI AD Sumber Reguler Pria TA 2021 ini terbagi alokasi per Kodim. Keputusan Tim dari Pusat ini tentu ada kekurangan dan kelebihannya sesuai dengan hasil yang dicapai masing-masing perwakilan, mengingat kualitas terbaik para peserta seleksi antar daerah tidaklah sama.

Menurut orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu ada daerah-daerah tertentu yang terdapat banyak calon dengan grade kemampuan di atas rata-rata, namun karena ada peraturan alokasi, terpaksa harus dibatasi jumlahnya. Sebaliknya pada daerah-daerah asal para peserta dengan kemampuan standart atau rata-rata tetapi karena alokasi penerimaannya cukup besar, maka Panitia akan tetap memilih sesuai jumlah alokasi per Kodim di daerah tersebut. Namun demikian Pangdam berkomitmen bahwa Panitia akan tetap memberikan keputusan yang terbaik agar satuan pengguna nantinya memiliki prajurit profesional.

“Saya disini mau mencari yang terbaik,” tegas Pangdam IV/Diponegoro.

Komitmen seperti ini harus selalu diterapkan karena hal tersebut juga ditujukan untuk membantu Rindam IV/Diponegoro dalam mendidik para calon siswa menjadi Prajurit yang handal.

Selanjutnya, ditekankan bahwa Kodam IV/Diponegoro berkomitmen mendukung penuh kebijakan Kasad bahwa untuk menjadi seorang Tentara tidak ada biaya apapun dari awal hingga akhir termasuk selama pendidikan.

“Jadi semuanya kita harapkan Prajurit-Prajurit kita ini merupakan Prajurit yang fighter, bukan menjadi Prajurit-Prajurit yang cengeng,” ungkapnya.

“Siapapun dia kalau memang layak jadi Tentara, untuk penerus kita, jadi penerus Angkatan Darat, go ahead (lanjutkan),” tutupnya.

Turut hadir dalam sidang Pantukhir tersebut  antara lain Tim Penguji dari Mabesad dipimpin Kolonel Caj Anang Tjahyono, SE MM, Aspers Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Hendi Ahmad Pribadi, SIP, dan Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tarsono, SIP M.M.
(Nur)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top