Siagaonline.com, Muara Enim - Budi Noperle Putra NIM 2361201016 Program Studi: Manajemen KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan kunjungan kunjungi UMKM Rujak buah pondok bambu Pak Robi beralamat di Desa Tegal Rejo RT 3B
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu UMKM yang menjadi sasaran kegiatan KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan adalah usaha Rujak Buah Pondok Bambu milik Pak Robi yang berlokasi di Desa Tegal Rejo RT 3B. Minggu (16/06/2026).
Pengusaha rujam" Robi telah menjalankan usaha rujak buah selama kurang lebih 20 tahun. Usaha ini menyediakan berbagai macam buah seperti nanas, timun, jambu, bengkoang, mangga, dan pepaya. Buah mangga dan jambu diperoleh dari agen yang mengantarkan langsung, sedangkan buah lainnya dibeli di pasar.
Rujak buah dijual dengan harga
Rp15.000 per cup. Konsumen dapat menyesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera dan juga dapat memilih jenis buah yang diinginkan. Dalam satu hari, usaha ini dapat menjual sekitar 30–40 porsi dengan modal kurang lebih Rp200.000 per hari. Untuk pembuatan bumbu rujak, Pak Robi menggunakan sekitar ½ kg kacang tanah per hari dengan harga Rp22.000.
Bahan bumbu yang digunakan terdiri dari kacang tanah, cabai, garam, terasi, dan air asam jawa. Dengan pengalaman berjualan selama dua dekade, usaha Rujak Buah Pondok Bambu menjadi salah satu bentuk usaha masyarakat yang mampu bertahan dan memenuhi kebutuhan konsumen di lingkungan sekitar.
Kegiatan kunjungan UMKM ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung proses pengelolaan usaha Rujak Buah Pondok Bambu, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pembuatan bumbu, penjualan, hingga pelayanan kepada konsumen.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa Program Studi Manajemen mengenai penerapan ilmu manajemen dalam usaha mikro, khususnya dalam pengelolaan modal, bahan baku, produksi, dan pemasaran.
Kegiatan kunjungan dan observasi memberikan dampak nyata berupa adanya perhatian terhadap perkembangan UMKM Rujak Buah Pondok Bambu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memberikan masukan sederhana terkait pengelolaan usaha dan pemasaran agar usaha dapat terus berkembang.
Dari sisi ekonomi, usaha ini telah memberikan sumber pendapatan bagi pemilik dan menyediakan makanan yang terjangkau bagi masyarakat. Sistem pemesanan yang memungkinkan konsumen memilih tingkat kepedasan dan jenis buah juga menjadi salah satu keunggulan dalam memberikan pelayanan sesuai kebutuhan pelanggan.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi dan wawancara langsung dengan pemilik usaha, yaitu Pak Robi. Observasi dilakukan dengan melihat kondisi usaha, bahan yang digunakan, proses pengolahan bumbu, serta kegiatan penjualan.
Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai sejarah usaha, sumber bahan baku, harga jual, jumlah penjualan per hari, modal, serta bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan rujak buah. Data yang diperoleh kemudian disusun dan dianalisis sebagai bahan pembelajaran mahasiswa dalam memahami pengelolaan UMKM.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan usaha Rujak Buah Pondok Bambu milik Pak Robi dapat terus bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha. Diharapkan pula kualitas produk dan pelayanan tetap dipertahankan sehingga dapat meningkatkan kepuasan serta loyalitas pelanggan.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengalaman dan wawasan dalam menerapkan ilmu manajemen secara langsung di lingkungan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan UMKM.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Robi selaku pemilik UMKM Rujak Buah Pondok Bambu yang telah menerima dan memberikan informasi kepada kami selama kegiatan kunjungan berlangsung.
Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak Desa Tegal Rejo, masyarakat setempat, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan sehingga kegiatan kunjungan UMKM ini dapat terlaksana dengan baik.
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |